Huawei

Review Huawei P20 Pro, Smartphone Stylish dengan Resolusi Kamera 92MP

Review Huawei P20 Pro, Smartphone Stylish dengan Resolusi Kamera 92MP

Gadget Empire – Saat ini perangkat Smartphone Huawei P20 Pro memang sudah meluncur di pasar Global, memang untuk banderolan harganya sangat fantastis akan tetapi itu semua setara dengan spesifikasi yang dihadirkannya. Memang sih awalnya banyak kalangan yang berpikir kalau perangkat ini hanya pamer tampilan luarnya saja, sedangkan untuk kemampuannya sama saja dengan yang lain. Namun setelah diluncurkan, ternyata Huawei P20 Pro telah menjadi perangkat terbaik yang pernah dirilis selama ini.

Hampir seluruh pecinta gadget ketika melihat Huawei P20 Pro akan takjub, pasalnya Smartphone premium terbaru dari Huawei ini memiliki kinerja yang kuat, halus, cepat, responsive, dan memiliki desain yang stylish. Sejauh ini memang perangkat Huawei telah terisolasi di pasar Amerika karena seluruh penduduknya disarankan untuk berhati-hati terhadap ponsel tersebut. Meski begitu, perusahaan asal Tiongkok ini tidak tinggal diam dan mencoba menarik perhatian konsumen di Negeri Paman Sam tersebut dengan cara menghadirkan Smartphone dengan performa yang luar biasa.

Di wilayah Eropa sendiri Huawei P20 Pro memiliki banderolan harga 899 Euro atau setara dengan Rp 14 Jutaan untuk varian RAM 6GB dan kapasitas penyimpanan internal ROM seluas 128GB. Jika kalian ingat, dukungan memori internal tersebut sama persis dengan Samsung Galaxy S9 dan iPhone X yang dihadirkan lebih dulu, dan mungkin kalau saat ini juga sudah ada Xiaomi Mi 8 dan Mi 8 Explorer Edition.

Sumber The Verge

Huawei P20 Pro ini memiliki spesifikasi yang luar biasa, selain itu untuk tampilan desainnya juga terlihat cantik dan menarik, ditambah lagi adanya balutan warna yang warna-warni sehingga kecanggihan dari perangkat ini lebih terlihat. Memang sih setiap vendor ingin menghadirkan berbagai macam Smartphone besutannya dengan nuansa yang premium, akan tetapi yang berhasil mencuri perhatian banyak kalangan sedikit dan Huawei P20 Pro ini termasuk menjadi salah satunya.

Ketika kita pertama kali mengeluarkan Smartphone dari kotak kemasan, maka kita bisa merasakan sensasi kelembutan dan penampilannya yang begitu mewah dari Huawei P20 Pro, terlebih di bagian depan dan belakangnya juga dilapisi kaca sehingga kesan premium Smartphone lebih terlihat dengan jelas. Kemudian untuk komponen baterainya yang sebesar 4.000 mAh telah memiliki fitur efisiensi daya yang hanya dimiliki oleh Apple iPhone X sebelumnya. Memang tidak begitu terlihat, akan tetapi Huawei tetap menghadirkan tombol power dengan aksen warna yang menarik.

Sumber The Verge

Mungkin sebagian besar tidak menyukai dengan kehadiran notch yang dibawa oleh Huawei P20 Pro, meski begitu pihak vendor telah menghadirkan solusi terbaru yakni dengan menawarkan menghilangkan poni di atas layarnya yang seluas 6.1 inch tersebut melalui menu pengaturan. Seperti yang telah kita ketahui bahwa permukaan kaca memang mudah licin, akan tetapi ternyata hal berbeda dapat dirasakan melalui Smartphone Premium terbaru dari Huawei tersebut, entah kenapa selama di pegang rasanya tidak ingin jatuh dan lepas dari genggaman.

Sumber The Verge

Akan tetapi pandangan negatif dari review kami ada 2 saja dalam urusan desainnya. Untuk casing bagian belakangnya memiliki karakter yang sama dengan Galaxy S9 dan iPhone X, ketika dipegang maka sidik jari penggunanya mudah membekas di perangkat tersebut. Kemudian yang kedua adalah tonjolan kamera belakangnya yang cukup keluar, dengan begini ketika Smartphone di letakkan di permukaan yang datar maka keadaannya menjadi tidak seimbang.

Kemudian untuk permasalahan sistem keamanan, keputusan Huawei untuk tetap menghadirkan fingerprint sensor di bagian depan cukup aneh, hal ini dikarenakan para kompetitornya seperti Apple sudah tidak menghadirkan fingerprint lagi, Samsung telah memindahkannya ke bagian belakang dan Vivo malah menghadirkannya di dalam layar. Meski begitu, ternyata kelebihan berkat mempertahankan sensor tersebut di bagian depan cukup membantu, pasalnya kita bisa membuka layar dengan lebih cepat, mudah dan akurat dibandingkan dengan fingerprint yang tersematkan di bagian belakangnya. Lalu untuk tombol home fisik di bagian depannya juga cukup bermanfaat sekali karena pengguna bisa keluar dari berbagai aplikasi hanya dengan sekali klik saja.

Pihak Huawei merasa kalau hanya dengan 1 sistem keamanan modern saja, perangkat masih belum aman sehingga dihadirkan pula fitur pemindai wajah menggunakan kamera selfie yang beresolusi 24MP. Awalnya, memang kita menganggap kalau fitur keamanan tersebut hanyalah sebuah tiruan yang jauh berbeda dibanding Face ID milik Apple iPhone X saja. Akan tetapi setelah mencobanya, kemampuannya cukup memuaskan dan bahkan sensor ini dapat melakukan pemindaian wajah untuk membuka kunci layar kurang dari 1 detik meski dalam kondisi kekurangan cahaya sekalipun.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ada kalangan yang kurang puas dengan kehadiran area notch di atas layarnya dan ukuran bezel di bagian bawahnya yang cukup besar. Meski begitu pihak vendor tidak mengabaikan tanggapan seperti ini karena Huawei sudah yakin kalau kemampuan dari masing-masing sensor yang terletak di kedua bagian tersebut luar biasa. Tidak hanya fingerprint sensor dan pemindai wajah saja, akan tetapi earpiece yang tersematkan memiliki kualitas suara yang keras dan jernih selama panggilan. Kalau memang kalian benar-benar tidak menginginkan kehadiran notch tersebut, pengguna bisa mematikannya melalui menu setelan.

Kualitas layarnya yang berukuran 6.1 inch dan beresolusi Full HD+ ini sangat berkualitas, ada beberapa opsi mode warna yang bisa dipilih, dan ketika kita mencoba untuk beralih ke mode alami ternyata warna yang telah didapat memiliki tingkat kecerahan dan warna yang memuaskan. Untuk kualitas penampilannya ini tentu lebih baik jika dibandingkan dengan Pixel 2 XL yang layarnya menjenuhkan, kemudian untuk HTC U11 juga tidak bisa begitu cerah dan fresh. Akan tetapi saat ini hanya Samsung Galaxy S9 dan iPhone X saja yang mampu menandinginya karena sama-sama mengusung panel layar OLED. Untuk panel layar jenis terbaru ini telah memiliki tampilan yang terang meski di luar ruangan, tampilannya juga tajam, kontras dan akurasinya juga tinggi. Bahkan Huawei P20 Pro juga memiliki True Tone milik Apple, sehingga kemampuan layarnya juga bisa menyesuaikan berdasarkan suhu dan cahaya sekitar.

Sumber The Verge

Lalu pada sektor kameranya yang menjadi salah satu kelebihan dari Huawei P20 Pro telah menjadi pelopor bagi vendor lain untuk mengikutinya. Untuk kamera selfie yang tersematkan memang masih sebatas wajar, yakni beresolusi 24MP. Akan tetapi kamera utama yang dihadirkan sempat menghebohkan publik, setup triple kameranya masing-masing beresolusi 40MP dengan aperture f/1.8, lensa monokrom 20MP f/1.6, dan lensa telephoto 8MP f/2.4. Jika di total, maka seluruh kamera yang dihadirkan pada Huawei P20 Pro ini yaitu sebesar 92MP.

Pihak Huawei dengan strategi cerdasnya telah berhasil menggabungkan empat lensa kameranya menjadi satu sehingga mampu menawarkan kualitas jepretan luar biasa. Kalau masih ingat, hal ini sama persis dengan apa yang telah diterapkan pada Nokia PureView 808 dan Lumia 1020. Mungkin hal ini ada hubungannya dengan Kepala Desainer Huawei bernama Eero Salmelin yang mana merupakan mantan dari team PureView Nokia. Dengan begini kualitas jepretan yang akan di dapat lebih tajam dan jernih meski dengan resolusi rendah sekalipun. Secara default resolusi kamera yang akan digunakan adalah 10MP, akan tetapi dengan beberapa settingan maka pengguna bisa menikmati kamera 40MP sepenuhnya.

bsh

Untuk sensor kamera utama dari Huawei P20 Pro memiliki ukuran 1/1,7 inch sehingga mampu menyajikan kualitas jepretan lebih besar dan ekstrem. Bahkan, kemampuannya 2x lipat lebih baik jika dibandingkan dengan yang dimiliki oleh Samsung Galaxy S9 dan iPhone X, khususnya ketika digunakan untuk melakukan pengambilan gambar di dalam lingkungan yang memiliki intensitas cahaya minim. Selain itu salah satu dari piksel yang tertanam pada Huawei P20 Pro memiliki ukuran 2 μm yang mana untuk kemampuannya lebih baik dibandingkan piksel 1,4μm pada Pixel 2.

Huawei P20 Pro Camera Test

Google Pixel 2 XL Camera Test

Perlu diketahui bahwa untuk lensa kamera yang tertanam pada P20 Pro ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah hingga saat ini dari Huawei. Jika dinilai sih memang untuk kemampuannya lebih unggul jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy S9 dan iPhone X, akan tetapi hal ini tergantung dengan masing-masing kalangan sukanya dengan performa yang seperti apa. Kalau kami sendiri lebih cenderung ke proses pengolahan gambarnya dan Huawei P20 Pro telah memiliki kemampuan pemotretan dengan tingkat detail yang tinggi bahkan object kecil sekalipun tampak begitu jelas.

Huawei P20 Pro Camera Test

Google Pixel 2 XL Camera Test

Jika kita lihat dari perbandingan pada gambar hasil tangkapan tersebut bisa diketahui kalau Huawei mempertahankan ketajaman hingga ke tepi bingkai, sedangkan untuk Google Pixel tampak begitu soft pada bagian tepiannya. Menurut kami, hasil jepretan Gare du Nord yang menjadi objeknya dari Huawei P20 Pro tampak lebih nyata jika dibanding Pixel 2 XL.

Sumber The Verge

Dengan menggunakan setup triple kamera belakangnya, kalian dapat melakukan pengambilan gambar dalam mode panorama, portrait, monokrom, burst, simulasi aperture f/0.95 pada lensa kamera yang memiliki resolusi 40MP atau mungkin bisa juga menikmati kemampuan long exposures. Oleh karena itulah bagi para pecinta fotography dapat melakukan berbagai settingan untuk memaksimalkan kemampuan kamera dengan memanfaatkan setiap parameter yang disediakan. Bahkan, para pengguna yang mungkin masih belum memahami tentang kamera juga bisa menggunakannya dengan maksimal sebab lensanya telah memiliki teknologi Master AI Huawei yang dapat membantu menyesuaikan keadaan untuk hasilkan jepretan berkualitas.

Master AI ini sendiri merupakan sistem yang berfungsi untuk mengenali apa yang ingin dicoba dan melakukan penyesuaian pemrosesan kamera dengan keadaan. Contohnya saja seperti ketika digunakan untuk mengambil gambar menara Eiffel, Huawei P20 Pro telah mengenali langit biru sehingga pencahayaannya juga disesuaikan dan dibuat lebih redup. Begitu juga ketika digunakan untuk memotret dedaunan, warnanya juga bisa menyesuaikan bagaimana yang terbaik untuk menghasilkan foto yang memuaskan. Bahkan pihak Huawei juga telah mengklaim kalau Smartphone premium terbarunya ini juga mampu mengenali makanan dan gaya memasak tertentu, apakah itu merupakan masakan China, Italia, India maupun Negara lain.

Huawei P20 Pro Camera Test

Google Pixel 2 XL Camera Test

Dalam uji coba berikutnya, hasil jepretan yang didapat juga tidak selalu tampak nyata. Kalian juga dapat menganggap kalau teknologi AI ini hanya berfungsi sebagai filter halus untuk hasil jepretan, yang mana untuk kemampuan ini juga sudah dihadirkan oleh Apple sebelumnya. Meski berkualitas dalam pengambilan gambar, namun sayangnya kemampuan perekaman video yang dihasilkan masih belum begitu memuaskan.

P20 Pro Set Default 27mm equivalent

P20 Pro Set 3x Zoom 83mm equivalent

Walaupun sama-sama memiliki fitur 960fps super slow-mo pada 720p, akan tetapi hal tersebut masih belum mampu mengalahkan Galaxy S9. Meski begitu kelemahannya ini masih tertupi dengan kemampuan lainnya seperti triple kameranya yang mampu zoom optik 3x atau mungkin 5x (Zoom Hybrid). Kedua opsi ini tentunya akan sangat berguna untuk melakukan pengambilan gambar dengan jarak yang tidak memungkinkan diambil menggunakan Smartphone dengan lensa kamera normal. Biasanya ketika di zoom hingga ke titik maksimal akan mengalami blur, hal ini tidak berlaku untuk Huawei P20 Pro. Ditambah lagi dengan adanya tambahan stabilisasi AI yang mampu memperbaiki kualitas foto ketika pengguna melakukan sedikit goyangan saat melakukan memotret.

P20 Pro Set Default 27mm equivalent

P20 Pro Set 3x Zoom 83mm equivalent

Namun jika digunakan pada malam hari, Huawei P20 Pro memiliki Night Mode yang bisa ekspos bidikan selama 4 detik penuh untuk menghasilkan hasil bidikan yang tajam, akurat dan bebas noise. Bahkan banyak kalangan fotografer Professional yang mengatakan kalau kemampuan dari kamera P20 Pro ini ketika di malam hari tiada yang bisa menandinginya. Bahkan itu Samsung Galaxy S9, Google Pixel 2 XL maupun iPhone X sekalipun.

Sumber The Verge

Tidak hanya memiliki tampilan yang mengesankan saja, Huawei P20 Pro juga sangat responsive dan kekar dalam urusan spesifikasinya. Dijalankan dengan sistem operasi Android Oreo versi terbaru, kemampuannya bahkan lebih baik jika dibandingkan dengan Pixel 2 XL yang sampai saat ini masih memiliki beberapa permasalahan. Namun pada fungsi pintasnya akan memiliki sedikit perbedaan, jika yang awalnya untuk mengakses kamera pengguna dapat menekan tombol power 2 kali, maka kali ini Huawei P20 Pro telah menentukan kalau tombol volume down sebagai penggantinya untuk mengakses kamera.

Untuk lapisan interface EMUI yang tertanam pada sistem operasi Android ini telah mengalami cukup banyak perubahan, pasalnya sebagian besar fitur dari Google telah dimatikan dan dihadirkan fitur baru yakni Night Mode yang sangat cocok untuk panel layar OLED seperti Huawei P20 Pro. Disisi lain Huawei P20 Pro juga telah mengadopsi salah satu fitur dari Samsung yakni App Twin, berkat adanya fitur ini maka pengguna bisa menjalankan 2 aplikasi atau lebih secara bersamaan dalam 1 layar, dengan begitu kalian sudah tidak perlu gonta-ganti aplikasi hanya untuk membalas chat ketika tengah menonton video di Youtube.

EMUI juga menghadirkan beberapa shortcut yang bida ditemukan hanya dengan mengusap layar dari bawah ke atas saja. Dengan begitu beberapa shortcut seperti a voice recorder, flashlight, calculator, timer, and a QR code reader. Kemudian untuk membuka pengunci layar, pengguna dapat menggunakan fingerprint sensor super cepat yang tertanam atau mungkin memanfaatkan teknologi pemindai rajah seperti iPhone X, namun yang membedakan adalah produk Apple memiliki sensor khusus, sedangkan P20 Pro masih manfaatkan kamera selfie sebagai pengenalan wajahnya.

Sumber The Verge

Memang sih untuk area notch tersebut bisa dihilangkan, akan tetapi itu rasanya seperti kurang nyaman untuk digunakan, sebab area jam terkesan lebih sempit berada di pojok kanan layar, sedangkan ikon seperti status seluler dan WiFi berada di bagian kiri. Bagi para pengguna yang masih belum terbiasa, maka akan lebih sering melihat sudut tersebut karena berpikiran kalau ikon ini merupakan pesan yang belum dibaca.

Saat ini berbagai aplikasi Android memang sudah menyesuaikan dengan kehadiran notch yang tengah menjadi trending desain tersebut. Meski begitu beberapa masih belum dapat menyesuaikan, seperti pemberitahuan “menunggu jaringan…” pada aplikasi Telegram yang muncul tepat di bagian bawah notch sehingga tidak terlihat begitu jelas. Jadi dengan solusi penghilangan notch ini masalah semacam ini bisa teratasi. Dan jujur saja kami suka dengan opsi semacam ini meski area tersebut menjadi fokus perhatian ketika menggunakan Smartphone.

Namun sayang seperti Smartphone berponi lainnya, Huawei P20 Pro juga kurang nyaman ketika digunakan untuk streaming YouTube. Seperti contoh gambar tersebut, ada bagian kecil yang terpotong saat digunakan untuk nonton video. Hal ini memang menjengkelkan karena aktivitas nonton video tidak bisa dilakukan dengan nyaman.

Sumber The Verge

Huawei P20 Pro juga memiliki 3 fitur modern, diantaranya yakni sektor audio, daya tahan baterai dan pengisian daya nirkabel. Pertama untuk speakernya menjadi lebih keras dan nyaring sehingga terasa nyaman di kuping. Memang perangkat Smartphone Premium terbaru dari Huawei ini tidak memiliki Jack Headphone, namun sudah digantikan dengan LDAC untuk menghubungkan perangkat headset, speaker maupun audio eksternal yang memiliki jaringan Bluetooth.

Jika kita bandingkan dengan perangkat lainnya, Huawei P20 Pro memiliki tingkat penangkapan sinyal terbaik terhadap perangkat Bluetooth seperti speaker maupun accessoris lainnya meski dalam berbagai macam keadaan. Begitu juga dengan jaringan seluler: Huawei P20 Pro mampu memiliki kecepatan transfer data seluler terbaik ketika digunakan dimanapun.

Sedangkan dalam kemampuan baterainya, meski sudah digunakan selama 32 jam presentasi baterai yang masih tersisa yakni sebesar 52%. Yang mana dengan kapasitas baterai tersebut bisa digunakan untuk streaming YouTube selama satu jam, audio streaming 1 jam, dan menjelajahi Twitter dan E-mail dalam waktu 24 jam, baterai hanya berkurang 40% saja. Dengan begini masa pakai baterai lebih dari 2 jam bukan omongan belaka saja. Meski begitu Huawei P20 Pro masih belum memiliki dukungan teknologi pengisian daya wireless charging sehingga cukup tertinggal jika dibandingkan dengan iPhone X.

Sumber The Verge

Jika dibandingkan dengan iPhone X rasanya memang kurang adil dikarenakan Smartphone tersebut mengusung sistem operasi yang berbeda, akan tetapi kalau dibandingkan dengan Google Pixel 2 XL dalam masalah kemampuan kameranya memang cukup adil. Meski sudah beralih kepercayaan untuk menggunakan Huawei P20 Pro, namun Google Pixel 2 XL masih belum bisa hilang dari hati kami karena memang telah hadir dengan kamera unik dan Android murni.

Kehadiran Huawei P20 Pro memang benar-benar mengubah segalanya, awalnya memang jatuh hati terhadap perangkat Smartphone Samsung Galaxy S9 plus, namun setelah merasakan kenikmatan dari Smartphone premium terbaru dari Huawei ini semuanya berubah. Banyak pecinta gadget yang berpaling hati. Dengan kemampuan kameranya yang lebih berkualitas, masa pakai baterai lebih lama dan OS Android yang lebih mudah dioperasikan, harganya bahkan lebih terjangkau. Tidak hanya itu saja, setelah kehadirannya nasib Huawei di pasar Smartphone global telah berubah menjadi lebih baik. Bahkan bisa dikatakan kalau perusahaan asal Tiongkok ini merupakan vendor pembesut Smartphone terbaik di tahun 2018 ini dan menjadi revolusi baru bagi sejarah Smartphone. Bagaimana, tertarik untuk memiliki Smartphone Huawei P20 Pro?

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Huawei

More in Huawei

Huawei Smartphone

Rendahkan Samsung, Huawei Siapkan Smartphone yang Lebih Baik dari Galaxy Note 9

Aly MansurAugust 12, 2018
Huawei P20

Turun! Berikut Harga 4 Smartphone Premium Indonesia Sekarang

Aly MansurAugust 3, 2018
Honor 10 Beauty in AI

Hadir Hari Ini, Berikut Harga dan Pre-order Honor 10 di Indonesia

Aly MansurAugust 2, 2018
Review Huawei Nova 3i

Review Huawei Nova 3i, Smartphone 4 Kamera dengan ROM 128GB

Aly MansurAugust 1, 2018
Huawei Mate 20 Pro Concept

Huawei Mate 20 Pro Mulai Tunjukkan Wujud Nyatanya, Tampil Cantik Tanpa Poni

Aly MansurJuly 31, 2018
Huawei Nova 3i Launch

Resmi di Indonesia, Ini Harga dan Pre-order Huawei Nova 3i

Aly MansurJuly 31, 2018
Honor Play SE

Smartphone Keren Honor Play Spesial Edition Siap Memasuki Masa Penjualan, Ini Harganya!

Aly MansurJuly 30, 2018
Huawei Nova 3i View

Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Berikut Harga dan Bonus Menarik Huawei Nova 3i

Aly MansurJuly 30, 2018
Huawei Nova 3i New

Siap Meluncur 31 Juli! E-commerce Indonesia Ini Sudah Pasang Banner Huawei Nova New Series

Aly MansurJuly 27, 2018

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautifulgiay the thao nugiay luoi nu