Smartphone

Meski Spesifikasi Premium, Xiaomi Pastikan Harga Smartphone Redmi Series Tetap Murah

Meski Spesifikasi Premium, Xiaomi Pastikan Harga Smartphone Redmi Series Tetap Murah

Gadget Empire – Redmi Note 7 menjadi Smartphone pertama yang diluncurkan oleh Redmi setelah resmi dilepas oleh Xiaomi untuk menjadi perusahaan mandiri lengkap dengan logo dan bos baru, akan tetapi masih berada di bawah naungan Xiaomi, alias menjadi sub-brand terbarunya. Meski sudah menjadi perusahaan yang mandiri, akan tetapi ciri khas dari brand satu ini tetap dipertahankan yakni menghadirkan Smartphone berkualitas dengan harga yang Murah.

Bahkan untuk informasi ini disampaikan langsung oleh CEO Xiaomi bernama Lei Jun, dalam keterangan resminya Ia mengungkap kalau Redmi tetap tidak akan berubah meski sudah berdiri sendiri. Bukan hanya itu saja, Lei Jun juga mengatakan kalau Redmi nantinya akan menciptakan Smartphone Flagship dengan harga 2.500 Yuan atau sekitar Rp 5,1 jutaan saja. Sedangkan untuk brand Xiaomi sendiri kedepannya akan lebih berfokus terhadap Mi series yang menyasak kalangan kelas menengah atas. Dengan membagi fokusnya ini, diharapkan di masa mendatang mampu menjadi Top 3 vendor paling laris di Dunia.

Dengan dilepasnya Redmi menjadi sub-brand baru yang fokus untuk menghadirkan Smartphone menengah semi premium dengan harga murah, maka Xiaomi sekarang memiliki 3 sub-brand yang bergerak di bisnis Smartphone. Dua sub-brand lainnya adalah POCO yang berfokus untuk menghadirkan Smartphone Flagship berharga murah dan Black Shark yang berfokus untuk menciptakan Smartphone Gaming Xiaomi. Meski seluruh Smartphone dari perusahaan asal China ini sama-sama hadir dengan harga terjangkau, akan tetapi strategi penjualan yang akan diterapkan juga berbeda.

Sebagaimana informasi yang dilansir dari laman GizmoChina, berbagai macam produk Smartphone buatan Sub-brand ini nantinya akan lebih fokus pada penjualan melalui platform e-commerce, sedangkan untuk Mi Series tidak mengandalkan e-commerce melainkan juga hadir di pasar offline juga. Disamping itu, Lei Jun juga mengumumkan kalau bos baru Redmi adalah Lu Weibing, mantan Presiden Gionee yang sudah didekati Lei Jun selama 2 tahun. Lantas, apakah strategi dengan penambahan sub-brand baru dari Xiaomi ini nantinya mampu untuk menarik perhatian pasar lebih luas? So, kita lihat saja buktinya beberapa bulan kedepan.

Video Pilihan Gadget Empire Indonesia:

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Smartphone

More in Smartphone

Sony Xperia XZ4

Sony Resmi Sebar Undangan Perilisan Xperia XZ4, Ini Jadwalnya!

Budi SulistyantoJanuary 18, 2019
Samsung Galaxy S10

Samsung Galaxy S10 Tidak Bisa Dilapisi Pelindung Layar, Inikah Alasannya?

Budi SulistyantoJanuary 17, 2019
Gadget Empire – Smartphone Layar Lipat perdana besutan Samsung telah dipamerkan sebanyak 2x, pertama telah dipamerkan di China pada akhir tahun 2018 kemarin, dan untuk kedua kalinya pada event CES 2019 yang diselenggarakan di Las Vegas, Amerika Serikat kemarin. Dengan begini sudah bisa diprediksi kalau kehadian ponsel inovasi terbaru dari Samsung ini sudah begitu dekat. Disisi lain, beberapa hari yang lalu, perusahaan asal Korea Selatan ini telah memberikan pengumuman kalau pihaknya bakal menggelar sebuah acara “Galaxy Unpacked 2019” pada tanggal 20 Februari 2019 mendatang di San Fransisco, Amerika Serikat. Kemudian dalam bocorannya tersebut, yang paling menonjol adalah animasi angka 10 dan gradasi warna latar belakangnya. Dengan begitu, banyak kalangan menyebut kalau bocoran tersebut dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai tanggal peluncuran dari Galaxy S10. Akan tetapi, beberapa waktu terakhir ini malah ada kabar yang mengungkap kalau nantinya Smartphone Premium series terbaru dari Samsung ini tidak hadir sendirian, melainkan Smartphone Layar Lipat juga diperkirakan akan rilis di tanggal itu juga. Belum lama ini Samsung telah memasang billboard berukuran jumbo di beberapa lokasi yang ada di kota Paris, Perancis. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah ditempatkan di area publik paling ternama yakni Place de la Concorde. Pada papan iklan tersebut tertuliskan sejumlah karakter Hangeul (tulisan Korea) bercetak tebal dimana kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris kurang lebih menjadi “The Future Unfolds”. Dan untuk kata Fold sendiri beberapa waktu terakhir ini sering kali digunakan untuk menyebut Smartphone Layar Lipat yang ada. Tidak hanya itu saja, papan iklan ini juga menuliskan keterangan tanggal “20 Februari” dimana bertepatan dengan jadwal dimana Galaxy S10 bakal diluncurkan. Hal ini wajar saja, sebab Samsung juga sempat mengungkap kalau pihaknya bakal merilis Smartphone Layar Lipat perdananya ini pada awal tahun 2019. Meski bentuk prototype dari ponsel ini telah dipamerkan beberapa kali, akan tetapi nama dari perangkat tersebut masih belum terungkap secara jelas. Dugaan dari berbagai kalangan diantaranya yakni seperti “Galaxy Fold”, “Galaxy F” atau mungkin hanya “Fold” saja. So, untuk lebih jelasnya kita tunggu beberapa pekan kedepan hingga waktu perilisan Smartphone ini tiba.

Papan Iklan Smartphone Layar Lipat Samsung Muncul di Paris

Budi SulistyantoJanuary 15, 2019
OPPO Poseidon

Muncul di Geekbench, Begini Kemampuan OPPO Poseidon dengan Snapdragon 855

Budi SulistyantoJanuary 15, 2019

Redmi Note 7 Dituding Tiru iPhone 5C, Kok Bisa?

Budi SulistyantoJanuary 14, 2019
iPhone 2019 Leaks

iPhone 2019 Bakal Gunakan 3 Kamera Belakang?

Budi SulistyantoJanuary 12, 2019
Huawei Y7 Pro (2019)

Resmi di Indonesia, Berikut Spesifikasi Inti Huawei Y7 Pro (2019)

Budi SulistyantoJanuary 12, 2019
Samsung Galaxy S10

Undangan Resmi Disebar, Ini Dia Jadwal dan Tempat Peluncuran Samsung Galaxy S10

Budi SulistyantoJanuary 11, 2019
Pocophone F1 Camera

Fitur Slow Motion 960fps dan Night Mode Segera Hadir di Pocophone F1

Budi SulistyantoJanuary 10, 2019

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautifulgiay the thao nugiay luoi nu