Uncategorized

Menkominfo Siap Cabut Izin BOLT dan Firstmedia 4 Hari Lagi

Menkominfo Siap Cabut Izin BOLT dan Firstmedia 4 Hari Lagi

Gadget Empire – Beberapa hari terakhir ini BOLT! Dan Firstmedia menjadi perbincangan hangat, hal ini dikarenakan Menteri Komunikasi dan Informatika sudah memberikan peringatan keras terhadap kedua penyedia layanan internet tersebut mengenai masalah tunggakan Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi. Jika sampai pada tanggal 17 November 2018 mendatang PT Internux (BOLT!) dan PT First Media Tbk, tidak dapat melunasi tunggakan BHP tersebut, maka Menkominfo akan mencabut izin frekuensi kedua perusahaan tersebut.

Melalui keterangan resminya yang kami kutip dari KompasTekno, Rudiantara telah mengungkap kalau pihaknya sudah melakukan evaluasi kinerja dan kewajiban semua operator broadband di Indonesia secara reguler. Dari evaluasi tersebut, PT Internux memiliki tunggakan BHP total sebesar Rp 708,41 miliar, yakni terdiri dari BHP Internux (BOLT) senilai Rp 343,57 miliar dan First Media Rp 364,84 miliar selama kurun waktu 2016 hingga 2017. Bilamana tunggakan tersebut tidak segera dilunasi pada waktunya, yaitu besok Sabtu 17 November 2018, maka Kemenkominfo tidak akan segan mencabut izin pita Frekuensi Radio (IPFR) milik kedua penyedia layanan internet tersebut.

Akan tetapi Rudiantara memberikan penegasan kalau pihaknya akan melakukan pencabutan izin frekuensi saja, bukan izin operasi. Namun kalau pencabutan izin frekuensi ini nantinya berpengaruh terhadap kegiatan operasional atau layanan kepada pelanggan, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab perusahaan sendiri. Ketika diwawancarai di kantor XL Axiata, Selasa (13 November 2018), Rudiantara mengatakan kalau “Ini menggunakan frekuensi 2,3 GHz, bukan berkaitan dengan izin operasi, tapi izin frekuensi, kalau tidak ada settlement sampai 17 November, bisa dicabut izin penggunaan frekuensi. Akibatnya, pelanggan yang menggunakan kedua layanan BWA (Broadband Wireless Access) di pita 2,3 GHz itu juga akan kehilangan layanan.”

Walaupun sudah mendapatkan peringatan keras, namun Pihak First Media dan Internux malah melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terhadap Direktur Operasi Sumber Daya, Dirjen Sumber Daya dan juga Perangkat Pos Informatika (SDPPI) di Pengadilan Jakarta pada tanggal 2 November 2018 kemarin. Dan sidang pemeriksaan gugatan Firstmedia terhadap Kominfo telah diberlangsungkan hari ini, Selasa (13 November 2018). Akan tetapi Rudiantara mengungkap kalau persidangan ini tidak akan bisa memperpanjang masa tenggat pembayaran BHP Frekuensi.

Video Pilihan Gadget Empire Indonesia:

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

More in Uncategorized

Smartphone Advan i6c

Harga Cuman Rp 900 Ribuan, Apa Saja yang Bisa Didapat dari Advan i6c?

Budi SulistyantoMay 19, 2019

Line Ramadhan Hadir Buat Ngabuburit. Ada apa aja sih ?

Budy SulistiyantoMay 13, 2019

Daftar Smartphone Terbaik Versi AnTuTu, Cuman Ada 3 di Indonesia

Budi SulistyantoMay 10, 2019

Android Q Beta Siap hadir di smartphone OPPO

Budy SulistiyantoMay 10, 2019
Realme X Series

Realme Siap Rilis 3 Smartphone Dalam Waktu Dekat Ini?

Budi SulistyantoMay 2, 2019
Jaringan 5G Indonesia

Ericsson Harus Siap Hadapi Tantangan Ini Jika Ingin Hadirkan 5G di Indonesia

Budi SulistyantoApril 25, 2019

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautifulgiay the thao nugiay luoi nu