Uncategorized

Konsekuensi Bagi Eropa Jika Ikut Blokir Huawei

Konsekuensi Bagi Eropa Jika Ikut Blokir Huawei

GadgetEmpire – Sekarang ini Huawei telah dianggap sebagai ancaman terhadap pemerintah Amerika Serikat, dikatakan berbagai perangkat elektronik terutama Smartphone yang beredar luas di Negaranya telah dilengkapi dengan aplikasi mata-mata dimana hasil data yang didapat akan dikirimkan ke China. Selain itu, ada beberapa alasan lain yang memaksa Negeri Paman Sam tersebut memasukkan salah satu perusahaan terbesar di China ini dalam daftar Blacklist. Lantas, bagaimana dengan wilayah Eropa? Apakah akan tunduk dan mengikuti apa yang disarankan oleh Amerika Serikat?

Huawei telah memiliki teknologi jaringan 5G yang sudah siap diterapkan, dimana Negara-Negara Eropa menjadi salah satu pelanggan terbaiknya. Disebutkan kalau menggunakan teknologi asal China ini, biaya bisa lebih ditekan. Sebagaimana riset yang dihasilkan oleh analis industri dan dilansir dari laman Reuters, dikatakan kalau biaya yang harus disiapkan yakni 55 Miliar euro, atau berkisar Rp 887 Triliun. Tidak hanya itu saja, untuk penerapan teknologi 5G juga akan mengalami pelambatan 18 bulan kalau tidak menggunakan teknologi 5G dari Huawei.

Prediksi ini telah masuk ke dalam bagian laporan GSMA yang telah mewakili kepentingan dari 750 Operator seluruh Dunia. Dan perlu diketahui bahwasanya memang GSMA ini terkenal aktif untuk menyuarakan konsekuensi seperti ini. Dikatakan kalau lonjakan biaya yang akan terjadi ketika tidak menggunakan jaringan 5G dari Huawei ini ialah banyaknya operator Eropa yang telah menggunakan jaringan buatan Huawei. Bersama dengan ZTE, pangsa pasar yang didapatkan di sektor jaringan sudah lebih dari 40% di Uni Eropa. Dengan begitu, kalau sampai jaringan 5G ini beralih dari teknologi buatan Huawei, maka infrastruktur yang digunakan sebelumnya harus diganti lagi.

Disisi lain, Nokia sebagai salah satu penyedia jaringan 5G juga telah menerpis anggapan tersebut. Perusahaan asal Finlandia ini telah mengatakan kalau teknologi jaringan buatannya bisa digunakan secara bersamaan dengan perangkat 4G dari perusahaan lain. “Kami menawarkan solusi teknis di mana kami bisa memasang perangkat 5G kami di atas perangkat 4G buatan vendor lain. Solusi ini bisa mengurangi biaya dan kompleksitas dari perubahan perusahaan pembuat perangkat,” seperti itulah yang disampaikan oleh Eric Mangan selaku juru bicara Nokia.

Video Pilihan Gadget Empire Indonesia:

Click to add a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Uncategorized

More in Uncategorized

Huawei Setingkat Lebih Baik Ketimbang Tahun Kemarin

Budi SulistyantoJune 20, 2019
MediaTek helio m70

Seperti Inilah Kehebatan Chip SoC 5G Besutan MediaTek

Budi SulistyantoJune 15, 2019
Huawei Google

Huawei Ditekan AS, Google Membela?

Budi SulistyantoJune 7, 2019
Redmi K20 Pro color

Penjualan Perdana Smartphone Flagship Killer Redmi K20 Sukses

Budi SulistyantoJune 2, 2019
Monalisa can Speak

Tim Samsung Temukan Cara Ubah Foto Jadi Video Lebih Mudah

Budi SulistyantoMay 26, 2019
Redmi K20 Feature

2 Fitur Unggulan yang Siap Hadir di Redmi K20

Budi SulistyantoMay 24, 2019

shop giay nuthoi trang f5Responsive WordPress Themenha cap 4 nong thongiay cao gotgiay nu 2015mau biet thu deptoc dephouse beautifulgiay the thao nugiay luoi nu